Ketika sebuah hati sudah mulai lelah :')

on Selasa, 28 Mei 2013
Sekian lama merasakan sakit dan trauma akan kisah cinta di masa lalu, tiba-tiba datang 'hati' yang begitu indah dan menawan, sebut saja 'DPB'. Membuatku jatuh akan rayunya, membuatku melayang dan merasa dialah pahlawanku. Ya tepat tanggal 17 Desember 2012, 13 hari setelah ulang tahun ku kami jadian, aku percaya dia yang terakhir, sebulan awal terasa indah dan selalu membuatku merasa bahwa dia memang tercipta untukku. Dua bulan berikutnya masalah mulai sering berdatangan dan hubungan itu semakin renggang, ke'cuek'anmu yang membuatku seakan-akan bukan milikmu, tiga bulan ya tiga bulan dan itu umur terakhir hubungan ku dengannya, ketika rasa lelah sudah menghampiri, ketika aku sudah tidak sanggup menghadapi sikapmu yang seakan tak menganggapku ada. Dan tepat tanggal 15 Maret 2013 kami putus.

Awalnya sakit sangat sakit harus menyudahi semuanya, ada rasa ingin kembali bersamamu, namun ada juga rasa tak ingin lagi mengulang semuanya. Ketika hati saling berperang argumen, ketika hati terus berpendapat, ketika hati mulai labil. Aku lelah, ketika sebuah pikiran merasuki otak dan hati dan membuatku berniat untuk tak ingin merasakan lagi yang namanya 'cinta'. Aku rasa cukup!

Argh, namun hati dan takdir berkata lain! Mengapa tiba-tiba hatiku harus terpanah oleh sosok polos dari temannya, teman dari 'DPB', sebut saja 'DAA'. Saat aku terpanah pada sosok polos 'DAA', seorang yang sudah kuanggap adikku sendiri, dan aku tahu bahwa dia telah memiliki tambatan hati atau sebut saja 'gebetan' yang sudah 1 tahun lebih dia kejar. Tapi bodohnya kenapa aku mencintainya, mencintai orang yang sudah menganggapku sebagai kakaknya, seseorang yang jelas-jelas tak akan mungkin membalas cintaku.

Tapi aku masih belum menyerah dan terus berusaha tanpa memiliki niat merebutmu atau menjauhkanmu dari 'gebetan'mu itu, aku terus mendekatimu, aku terus mencari cara menjadi yang terbaik untukmu. Namun hasilnya NIHIL! Hatimu tidak sedikitpun tergoyahkan oleh cinta-cinta yang kuberikan, oleh perhatian-perhatian yang terus kuberikan tanpa henti. Hatimu terus memilihnya, memilih orang yang memilih orang lain, dan mengabaikan orang yang memilihmu.

Oke! Cukup aku sudah lelah! Cinta tetap tidak pernah berpihak padaku saat ini~
Hatiku sudah lelah :)


0 komentar:

Posting Komentar